Pentingnya Memahami “Part of speech” Sebagai Dasar Mempelajari Bahasa Inggis

Mei 14, 2020
Barisannews.com - Di zaman globalisasi saat ini komunikasi adalah hal terpenting, tentunya manusia saat ini apabila ingin maju dalam bidangnya sangat diperlukan memahami bahasa Inggris secara baik dan benar, tentu dalam rangka mendapatkan informasi ataupun berkomunikasi secara global antar warga negara dengan semua kebutuhannya.

Mempelajari “part of speech” sangatlah penting sebelum mengenal grammar dalam bahasa inggris, karena dalam hal ini kita tidak akan bisa merangkai kata dengan susunan ataupun tatanan yang sesuai dengan kaidah grammar didalam bahasa Inggris. Part of speech adalah jenis-jenis kata atau penggolongan sebuah kata yang digunakan sehingga merangkai menjadi kalimat atau suatu frasa untuk menjadikan kalimat tersusun sempurna dan mudah dipahami bagi pendengar ataupun pembacanya.

Jadi, pasti akan merasa kesulitan bagi pemula apabila mempelajari grammar tapi belum mengetahui lebih lanjut tentang apa itu part of speech. Dalam part of speech komponen yang menyusun secara lengkapnya ada 9 jenis part of speech, diantaranya adalah:

1. NOUN
Noun adalah sebuah kata yang mengungkapkan sebuah benda, orang (termasuk nama orang), dan juga tempat (termasuk nama tempat). Dalam praktiknya noun di bahasa Indonesia adalah kata benda, dan noun sendiri dalam bahasa Inggris dibagi menjadi 2 jenis yaitu proper noun dan juga common noun. proper noun ialah kata benda yang berwujud nama atau julukan sehingga dalam penggunaan pada huruf depannya harus ditulis dengan huruf kapital semisal nama orang, nama tempat, judul sebuah buku/film, dan lainnya. selanjutnya untuk common noun adalah kata benda yang biasanya tidak berbentuk nama atau julukan misalnya adalah tas, pulpen, gelas, dan lain sebagainya.

2. ADJECTIVE
Adjective yaitu kata yang menunjukkan sifat, atau kata sifat. Adjective ini ditujukan untuk merujuk sifat dari Noun ataupun Pronoun. dan dari adjective ini terdiri dari dua jenis yaitu common adjective dan articles. common adjective ini sendiri digunakan untuk merujuk pada noun seprti makna kata sifat pada umumnya, sebagaimana contohnya; beautiful, smart, clever, good, dan lain sebagainya. selanjutnya articles ini adalah a, an, dan the yang digunakan untuk ditepatkan sebelum kata benda. semisal; the girl, the boy, a ball, an annaple.

3.  VERB
Verb adalah kata kerja yang menjelaskan sebuah aktifitas dari noun dan pronoun, dan verb ini sendiri banyak jenisnya tergantung dari kegunaannya dan waktu yang digunakan untuk menjelaskan. seperti contohnya; go, play, walk, dan lain sebagainya.

4. PRONOUN
Pronoun adalah sebuah kata yang digunakan untuk menggantikan kata noun. dalam praktik umunya ada I, she, he, it, they, we. Akan tetapi secara rincinya ada beberapa jenisnya diantaranya yaitu (subject pronoun, object pronoun, possessive adjective, possessive pronoun, reflexive pronoun). 
a. Subject pronoun: I, you, we, they, she, he, it.
b. Object pronoun: pronoun yang diposisikan sebagai objek dalam kalimat contohnya adalah me, you, us, them, him, her dan it.
c. Possesive adjective: pronoun yang menjelaskan kepemilikan noun atas noun. diantaranya: may, your, our, their, his, her, dan its.
d. Possessive pronoun: sama halnya dengan possessive pronoun, akan tetapi hal ini yang membedakan adalah letak penggunaan noun yang dimiliki, diantaranya adalah; mine, yours, ours, theirs, his, dan hers.
e. Reflexive pronoun: digunakan untuk merefleksikan pada diri sendiri, diantaranya adalah; myself, yourself, ourselves, themselves, himself, dan herself.

5. ADVERB
Adverb adalah sebuah kata sifat yang menggambarkan dari kata kerja/verb, tujuannya yaitu menjelaskan tentang informais tambahan dari kata kerja/ verb. pada bahasan adverb ini terdiri dari 4 jenis, diantaranya adalah:
a. adverb of manner: menggambarkan sebuah prilaku, contohnya; sadly, happily, slowly, dan lain sebagainya.
b. adverb of place: yaitu ditujukan untuk menggambarkan lokasi verb, contohnya; ahead, in front of, behind, dan lain sebagainya.
c. adverb of time: adverb yang menggambarkan jangka waktu, seperti conohnya; now, tonight, early, yesterday, tomorrow, dan lain sebagainya
d. adverb of frequency: menggambarkan derajat intensitas, contohnya; seldom, rerally, sometimes, dan lain sebagainya.

6. DETERMINER
Determiner ini sendiri terdapat sembilan jenis yang harus dipelajari dan diperhatikan, dan determiner ini setara dengan adjective. diantaranya yaitu; definitive articles, indefinite articles, demonstratives, possessive determiners, quantifier, numbers, distributives, difference words, pre-eterminers.

7. PREPOSITION
sebuah kata yang digunakan untuk menghubungkan antara noun, pronoun, ataupun frasa lainnya yang ada dalam sebuah kalimat, jadi sangatlah penting sehingga membentuk sebuah runtutan kalimat yang sempurna dan bermakna sesuai apa yang akan disampaikan, dan preposisi ini ditujukan untuk menunjukkan tempat, waktu, perpindahan, dan aktifitas lainnya, misalnya; in, on, at, during, under, between, before, after, into, to, dan lain sebagainya.

8. CONJUNCTION
yaitu dalam bahasa indonesianya sebagai kata penghubung (dan, atau, meskipun, dan lain sebagainya), dalam bahasa inggris kita bisa mempelajari 3 jenis conjunction yang sangat sering kita jumpai, diantaranya;
a. coordination conjunction: digunakan menghubungkan dua kalimat atau frasa yang kedudukannya setara, misalnya; for, but, yet, so, and, dan lain sebagainya.
b. correlative conjunction: untuk menghubungkan dua kalimat yang memiliki makna setara, misalnya; either, or, neither, nor, dan lain sebagainya.
c. subordinating conjunction: digunakan untuk menghubungkan kalimat dependen dan juga independen, sebagai contohnya; because, since, although, dan lain sebagainya.

9. INTERJECTION
Interjection ini adalah kata tambahan yang sebenarnya tidak bermakna, dan lebih menunjukkan sebuah tendensi dari ekspresi yang akan diutarakan. Sebagaimana contohnya; waw, well, okey, yep,hi.
Jadi ketika kita sudah paham mengenai apa itu part of speech maka selanjutnya dalam mempelajari grammar pada pola-pola tenses ini akan sangat membantu mempermudah mempelajarinya, karena part of speech sendiri adalah pondasi utama dari bahasa dari manapun itu, termasuk mempelajari bahasa indonesia dengan istilah S.P.O.K, akan tetapi dalam bahasa inggris hal ini lebih kompleks lagi karena dalam bahasa inggris beda keterangan waktu atau tensesnya tentu akan mengalami perubahan bentuk kata pada kata kerja atau verb yang mana verb sendiri masuk dalam pola atau komponen part of speech. (Beta/Red)

Share this :

Previous
Next Post »
0 Komentar

Penulisan markup di komentar
  • Silakan tinggalkan komentar sesuai topik. Komentar yang menyertakan link aktif, iklan, atau sejenisnya akan dihapus.
  • Untuk menyisipkan kode gunakan <i rel="code"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan kode panjang gunakan <i rel="pre"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan quote gunakan <i rel="quote"> catatan anda </i>
  • Untuk menyisipkan gambar gunakan <i rel="image"> URL gambar </i>
  • Untuk menyisipkan video gunakan [iframe] URL embed video [/iframe]
  • Kemudian parse kode tersebut pada kotak di bawah ini
  • © 2015 Simple SEO ✔